Sabtu, 12 Januari 2019

Pipa Trans Kalimantan Statusnya Saat Ini

Pipa Trans Kalimantan yang rencananya akan dibangun oleh Grup Bakrie akahirnya batal. Hal itu dikarenakan ada banyak hal yang harus diselesaikan oleh Bakrie Grup seperti aturan lelang yang masih perlu untuk diperbaharui.

Pipa Trans Kalimantan
Pipa Trans Kalimantan
Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa mengatakan PT Bakrie & Brothers Tbk hanya membangun ruas Kalimantan Timur ke Kalimantan Selatan. Sedangkan, sisa ruas akan dilelang. "Sudah dua badan usaha yang mengajukan," kata dia di Jakarta, Senin (31/12).

Namun, pihaknya belum bisa memastikan rencana lelang tersebut. Alasannya, masih menunggu badan usaha lainnya yang ingin mengukuti lelang. Sehingga banyak peserta lelang.

Adapun, BU yang berminat untuk mengikuti lelang ini diwajibkan untuk mengajukan studi kelayakan (feasibility study) dan pra-desain konstruksi atau Pre-Front End Engineering Design (FEED). "Kami menunggu, bila perlu sampai 10 badan usaha,” kata Asa.

Pipa Trans Kalimantan ini diharapkan akan membuat ekonomi kalimantan menjadi lebih baik, dan jalur distribusi yang menjadi makin lancar dari sebelumnya. Proses pengembangan daerah terus dilakukan pemerintah di sejumlah titik di seluruh Indonesia.

Ekonomi Kreatif 2019 Akan Tumbuh Tinggi

Ekonomi Kreatif 2019 ini diperkirakan akan tumbuh semakin besar bila dibandingkan dengan yang terjadi pada 2018 lalu. Ada begitu banyak kendala yang slema ini dihinggapi dalam membangun bisnis kreatif, namun perlahan para pelaku bisnis paham terkait cara untuk membuat semua ini cepat terselesaikan.

Ekonomi Kreatif 2019
Ekonomi Kreatif 2019
Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf menyatakan, target produk domestik bruto (PDB) dalam Rencana Strategis 2015 - 2019 akan terlampaui. Pada tahun depan, PDB ekonomi kreatif (ekraf) dibidik 6,75% sedangkan secara nilai sekitar Rp 1.200 triliun.

"PDB tahun ini saja bisa Rp 1.105 triliun apalagi tahun depan. Ekonomi kreatif itu tidak mengenal krisis, justru terus melesat. Jadi realisasi akan lampaui semua target (Rencana Strategis)," katanya kepada Katadata.co.id di Jakarta, belum lama ini.

Tahun ini akan ada lebih banyak program yang bisa dinaikan oleh indonesia untuk membuat negara ini kembali ke level terbaik dari sebelumnya. Apalagi ekonomi kreatif juga terus mengalami kemajuan seiring dengan makin terlibatnya masyarakat dalam berbagai kegiatan dan produk-produk kreatif.

Uang Beredar Banyak Alami Persoalan

Pertumbuhan Uang Beredar selama 2018 berjalan lambat, hal ini dipengaruhi oleh berbagai macam hal, salah satunya adalah kegiatan ekonomi yang tak tumbuh mengesankan. Kecenderungan masyarakat menyimpan uangnya dan sejumlah kehati-hatian yang dirasakan pada tahun 2018 kemarin. Bagaimana cara pemerintah untuk memperbaiki ini di 2019?

Uang Beredar
Uang Beredar
BI juga menyebutkan, pertumbuhan M2 pada bulan lalu terpengaruh penurunan aktiva luar negeri bersih dan perlambatan pertumbuhan aktiva dalam negeri bersih. Aktiva luar negeri bersih tercatat minus 2,4% (yoy), lebih dalam daripada kontraksi Oktober -0,7% (yoy). Aktiva dalam negeri bersih tumbuh 10% (yoy) sedangkan bulan sebelumnya 10,4% (yoy).

Perlambatan pertumbuhan aktiva dalam negeri bersih berasal dari penurunan tagihan bersih kepada pemerintah pusat. Pada Oktober 2018, tagihan ini minus 3,3% (yoy) lantas sebulan kemudian menjadi -3,5% (yoy) . Selain itu, penyaluran kredit perbankan juga tumbuh melambat menjadi 11,9% (yoy) pada bulan lalu dari 13,1% (yoy) pada Oktober.

Selama 2018 ada banyak prestasi yang berhasil ditorehkan, namun ada juga pekerjaan rumah yang menanti untuk 2019 ini. Indonesia memang seharusnya dapat melakukan sesuatu yang lebih baik dari tahun ke tahun. Dan ini saatnya untuk menjadi yang paling baik di 2019 ini. Ada begitu besar harapan yang bisa kita impikan di tahun 2019 ini.

Defisit APBN Terendah Menjadi Modal Jokowi

Pemerintah bersyukur akan realitas bahwa Defisit APBN Terendah dapat tercapai oleh Indonesia pada tahun 2018 kemarin. Selain mampu mengurangi defisit anggaran, capaian APBN di tahun kemarin juga mampu membuat Indonesia kembali memiliki kekuatan secara ekonomi untuk terus tumbuh menjadi salah satu yang terbaik. Indonesia memang memiliki postur anggaran yang terus dijaga dengan baik dari tahun ke tahun.

Defisit APBN Terendah
Defisit APBN Terendah
menembus 100% atau melebihi target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yang sebesar Rp 1.894,7 triliun. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pencapaian tersebut merupakan yang pertama kalinya.

"Ini telah berkontribusi untuk pertama kalinya tahun 2018, APBN kita total penerimaan negara mungkin akan mencapai di atas 100%. Jadi ini adalah sesuatu yang sangat baik. Ini merupakan suatu milestone," katanya dalam siaran pers tertulis, Senin (31/12).

Melalui konferensi video dengan seluruh unit di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang tersebar di 34 provinsi, Sri Mulyani mengatakan penerimaan pajak dari Papua sampai Sumatera mungkin masih di bawah 100%.

Setidaknya hal ini membuat Indonesia akan mampu memijakkan berbagai hal dan pondasi penting untuk menempuh tahun depan. Ada berbagai macam pekerjaan yang bisa diselesaikan secara cepat.

Debat Capres dan jadwalnya

Debat Capres menjadi hal yang paling dinantikan di tahun 2019 ini. Hal ini karena kita sebagai warga Indonesia harus mengetahui apa visi dari pimpinan kita kedepannya. Ada berbagai cara yang bisa membuat debat capres ini semakin menarik kedepannya. Apa saja?

Debat Capres
Debat Capres
Tema debat capres-cawapres yang pertama terkait hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi, hingga terorisme. Ira Koesno bukan pertama kali ini memandu debat. Mantan presenter SCTV tersebut pernah menjadi moderator dalam  debat calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta pada 2017. Adapun Imam Priyono merupakan wartawan TVRI.

Akankah debat capres ini akan berjalan sengit dan penuh tensi? Tentu saja kita harap demikian, agar kita mengetahui passion masing-masing pasangan dalam membawa Indonesia kedepannya. Presiden adalah jalan untuk membuka beragam hal yang menjadi cita-cita negara kedepannya, oleh karena itu, pilihan anda akan menentukan masa depan bangsa.

Lelang Sukuk Masih Lebih Baik dari Jenis Lainnya

Lelang Sukuk yang dilakukan oleh pemerintah bukan tanpa sebab, hal ini terus dilakukan untuk memantapkan berbagai target yang saat ini terus dikembangkan oleh pemerintah. APBN yang harus tetap dijaga dan juga realisasi anggaran yang terus dijaga membuat Indonesia terus mematangkan sejumlah konsep melalui lelang sukuk ini.

Lelang Sukuk
Lelang Sukuk
Ke depan, otoritas moneter ini akan melelang sukuk dengan tenor yang lebih panjang, misalnya bertenor sebulan dan tiga bulan. Sementara itu, instrumen pasar syariah dengan tenor enam, sembilan, dan dua belas bulan akan menggunakan Sertifikat BI Syariah (SBIS).

Menurut Perry, secara bertahap repo syariah akan dikurangi dan digantikan dengan sukuk BI. Harapannya, dapat menambah alternatif instrumen pasar uang syariah dan menjaga likuiditas dalam operasi moneter syariah. Sukuk BI dapat diperdagangkan kepada bank syariah atau bank umum di pasar sekunder. Dengan demikian, bank syariah yang membutuhkan likuditas sebelum jatuh tempo dapat menjualnya di pasar sekunder ini.

Apakah dengan lelang sukuk ini semua permasalahan dapat terselesaikan? Terutama terkait anggaran yang memang tidak bisa ditolerir lagi. Indonesia memang menjadi salah satu negara yang memiliki kekuatan yang bagus untuk menyelesaikan semua target dengan budget yang semaksimal mungkin.

Kilang Badak Dibawah kendali Pertamina

Kilang Badak yang berada di kawasan Kalimantan Timur pada akhirnya mendapatkan penunjukkan untuk ikut dalam LMAN Pertamina. Ini merupakan bentuk pengawasan dan manajemen dari pemerintah untuk terus menjaga produksi dan efektivitas kilang ini yang telah memiliki produksi yang cukup tinggi.

Kilang Badak
Kilang Badak
Direktur Utama LMAN Rahayu Puspasari mengatakan skema kerja sama ini berbeda dengan perjanjian yang sempat dilakukan LMAN tahun lalu terkait pengoperasian Kilang Badak. Tahun lalu, LMAN hanya bekerjasama dengan PT Badak LNG, yakni anak usaha Pertamina sebagai operator kilang badak tanpa berkaitan sama sekali dengan Pertamina.Kini, LMAN langsung menggandeng Pertamina untuk memanfaatkan aset kilang LNG tersebut. Setelah itu baru Pertamina menunjuk PT Badak LNG untuk mengoperasikan kilang tersebut.

Alasan penunjukan Pertamina  untuk memitigasi risiko. "Jadi kalau terjadi sesuatu dengan PT Badak, ini harus ada pihak yang bertanggung jawab atas liabilities. Jadi, Pertamina yang tanggung jawab risiko tersebut," kata Rahayu di Jakarta

Dengan penunjukkan ini, diharapkan segala risiko bisa dikurangi, sambil menunggu beberapa hal berkembang lebih cepat. Kilang Badak merupakan salah satu aset yang sangat diharapkan hasilnya karena memiliki sejumlah manfaat besar yang tidak bisa didapatkan dari kilang yang lainnya.